Survei Kebersihan Global dari SCA Mengungkapkan Kekhawatiran Kebersihan Orang Amerika

Survei Kebersihan Global dari SCA Mengungkapkan Kekhawatiran Kebersihan Orang Amerika – Temuan survei baru yang dirilis oleh perusahaan kebersihan global SCA mengungkapkan bahwa orang Amerika secara mengejutkan mengkhawatirkan masalah kebersihan.

Survei Kebersihan Global dari SCA Mengungkapkan Kekhawatiran Kebersihan Orang Amerika

wastefreelunches – Faktanya, lebih dari sepertiga orang Amerika (39 persen) khawatir menjadi sakit karena kebersihan yang buruk dan mayoritas (56 persen) telah menghindari tempat atau kegiatan langsung karena kekhawatiran tentang kebersihan.

Hampir setengah dari semua orang Amerika (48 persen) menyadari bahwa tanggung jawab pribadi adalah kunci pertama untuk meningkatkan standar kebersihan, yang dimulai dengan kebersihan tangan yang baik seperti mencuci tangan secara teratur.

Baca Juga : PENTINGNYA MENJAGA DAPUR ANDA TETAP BERSIH DAN AMAN

Sementara lebih dari 80 persen orang Amerika berpikir mereka cukup mencuci tangan, hampir sebanyak (76 persen) berpikir bahwa orang lain tidak. Menariknya, wanita Amerika lebih sering mencuci tangan daripada pria Amerika. Wanita mengaku mencuci tangan mereka sekitar 10 kali per hari dibandingkan dengan rata-rata tujuh kali per hari untuk pria.

SCA merilis temuan survei ini sebagai pengakuan Hari Cuci Tangan Sedunia pada tanggal 15 Oktober, hari yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mencuci tangan sebagai cara sederhana dan efektif untuk mencegah penyakit. Temuan ini merupakan bagian dari survei global yang dilakukan SCA sehubungan dengan Laporan Masalah Kebersihan 2016-17 bulan lalu. Melalui survei dan laporan global, SCA berupaya meningkatkan kesadaran akan hubungan antara kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan di seluruh dunia.

“Di negara maju seperti AS, kekhawatiran tentang kebersihan sering diabaikan atau diremehkan karena banyaknya sumber daya dan layanan publik yang kita miliki, tetapi tantangan kebersihan tetap ada,” kata Amy Bellcourt, wakil presiden komunikasi untuk SCA. “Di SCA, kami berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran seputar standar dan praktik kebersihan yang tepat di seluruh dunia, dan kami tahu bahwa peningkatan pendidikan dan komunikasi seputar masalah kebersihan, seperti pentingnya mencuci tangan yang benar, tidak hanya mendorong orang untuk hidup lebih sehat tetapi juga mengurangi penyebaran penyakit dan penyakit.”

Anehnya, sejumlah orang Amerika berjuang dengan kebersihan dasar karena kurangnya sumber daya dan pemahaman. Misalnya:
•26 persen mengatakan mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga kebersihan diri agar tetap sehat.
•24 persen mengatakan mereka tidak bisa menjaga kebersihan pribadi karena bagaimana dan di mana mereka tinggal.
•31 persen mengatakan mereka merasa malu atau tidak nyaman dalam situasi sosial karena kebersihan pribadi mereka.
•46 persen percaya politisi AS dan pembuat keputusan perlu menempatkan prioritas yang lebih tinggi pada masalah kebersihan nasional.

SCA memiliki tradisi panjang bekerja di komunitas di mana ia beroperasi untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kebersihan dan mendidik orang-orang dari segala usia tentang praktik kebersihan tangan yang tepat untuk mencegah penyebaran infeksi. Di Philadelphia, kantor pusat SCA di Amerika Utara, perusahaan bekerja sama dengan sekolah-sekolah daerah seperti Our Mother of Consolation School di Chestnut Hill, untuk memperluas upaya pendidikannya tentang kebersihan tangan, menggunakan demonstrasi interaktif dan aplikasi serta permainan.

Survei Global Hygiene Matters 2016 dilakukan antara 31 Mei dan 13 Juni 2016 melalui panel web di 12 negara berbeda, mengumpulkan jawaban dari total 12.000 responden pria dan wanita, berusia 16 tahun ke atas. Kuota nasional telah digunakan untuk mendapatkan representasi usia dan jenis kelamin yang akurat. Pertanyaan dalam survei 2016 berpusat pada tabu dan stereotip kebersihan, kebersihan di rumah, kebersihan publik, kebersihan pribadi dan menstruasi, dan kehidupan aktif. Survei telah direncanakan, dipantau, dan dianalisis oleh United Minds dan data dikumpulkan melalui kuesioner digital dengan bantuan penyedia survei CINT.